Jumat, 01 Oktober 2010
SAHABAT
Senin, 11 Mei 2009
Alone
Senin, 29 Desember 2008
Gembala,,KAMBING!!!

Suatu hari, Fulan berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya. Fulan bertanya dengan takjub.
Fulan: “Pak, boleh nanya nih?”
Gembala: “Boleh.”
Fulan: “Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?”
Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Fulan: “Mmmm… Yang hitam dulu deh…”
Gembala: “Oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah.”
Fulan: “Ohh… kalo yang putih?”
Gembala: “Yang putih juga…”
Fulan: “Hmmm… kambing- kambing ini, kuat jalan berapa kilo pak?”
Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Fulan: “Mmmm yang hitam dulu deh…”
Gembala: “Oh, kalo yang hitam, 4 km sehari.”
Fulan: “Kalo yang putih?”
Gembala: “Yang putih juga…”
Si Fulan mulai gondok…: “Kambing ini, menghasilkan banyak bulu nggak pak, pertahunnya? ”
Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Fulan: “(dengan kesalnya) Yang hitam dulu deh…”
Gembala: “Oh, yang hitam, banyak… 10 kg/th”
Fulan: “Kalo yang putih…?”
Gembala: “Yang putih juga”
Fulan: “BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA???”
Gembala: “Oh, gini dik, soalnya yang hitam itu, punya saya…”
Fulan: “Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi… kalo yang putih?”
Gembala: “Yang putih juga”
Fulan: #$@%!!??
PERIBAHASA ANEH

Sambil menyelam buang air
Ma’ lu bertanya, Ma’ gue yang jawab
Wong ompong nyaring bunyinya
Ke bukit sama mendaki, ke lurah bikin KTP
Nasir sudah menjadi tukang bubur
Ada ubi, ada talas, ada pisang rebus
Tak ada maling yang tak retak
Alonalon asal kelakson
Karena nila setitik rusak susunya
Cepat kaki, ringan tangan
Tak ada rotan Raam Punjabi
Air susu dibalas dengan Air Mail
Maksud hati memeluk Nunung apa daya keburu digampar
· · · · · · · · · ·
Bukan!!!
IbuQ

Sabtu, 27 Desember 2008
Bagaimana mutiara dihasilkan??????
Walaupun masih ada usaha pencarian mutiara dari alam, namun kebanyakan mutiara yang berada di pasaran saat ini adalah hasil rekayasa manusia. Rekayasa ini ditemukan oleh orang Jepang, Mikimoto di awal abad yang lalu. Mengingat begitu potensialnya mutiara sehingga Jepang tetap menjaga rahasia ini sampai akhir tahun 80-an. Sehingga tidak heran bila Jepang mengembangkan usahanya di negara-negara lain di kawasan pasifik dan lautan Hindia seperti Indonesia dengan tetap menggunakan teknisinya. Walaupun demikian, Indonesia sebagai areal potensial budidaya bagi hampir semua jenis kerang mutiara telah menjadi salah satu negara penghasil mutiara utama dunia bersama Jepang, China dan Australia.





