aku menyukainya.
tidak, aku mencintainya.
tak ada alasan yang spesial mengenai hal itu.
melihatnya tertawa
tersenyum bahagia
membuat hatiku damai
ia hanya seorang lelaki yang kukenal tidak begitu lama
namun, rasa ini telah tumbuh sejak aku melihatnya
inikah yang dinamakan cinta pada pandangan pertama?
jantungku berdegup tak karuan
melihat ia menghampiriku dengan senyum yang terukir indah diwajahnya
kemudian
menunjukkan sesuatu yang membuatku serasa dihempaskan ombak besar
“ia cantik bukan?,” tanyanya
akankah aku berkata yang sebenarnya
bisakah diriku bersikap egois untuk saat ini
untuk memikirkan cinta dan hatiku?
namun cinta membutuhkan pengorbanan dan ketulusan
kutahu ia akan bahagia bersama wanita yang dicintainya
walau hati ini terus retak
hancur berkeping-keping
biarkan asa ini terus berteriak
sampai hati menjadi beku karenanya ..
.
good...
BalasHapus